Kacabdin Simeulue Ajak Wartawan Bangun Pendidikan Anak Pulau
Simeulue, Teras Aceh. com | Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Simeulue, M. Daud H, S.Ag., M.Pd., menggelar makan malam bersama dengan wartawan yang bertugas di Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini berlangsung hangat di Cafe Hanaji pada Rabu malam, (17/6/2026).
Momem ini sebagai ajang untuk Mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan dunia pendidikan di pulau itu.
Sambil duduk lesehan dengan wartawan, M. Daud menyampaikan bahwa peran media sangat krusial dalam mengawal dan mendorong peningkatan kapasitas pendidikan di wilayah kepulauan ujung barat aceh itu. Menurut dia, visi besar memajukan pendidikan tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya dukungan edukasi, dan dorongan positif dari rekan-rekan jurnalis.
Dalam kesempatan itu, Kacabdin juga membagikan kabar baik terkait perkembangan infrastruktur sekolah di Simeulue. Berkat semangat kerja sama dan sinergi yang kuat, Kabupaten Simeulue berhasil melobi peningkatan anggaran rehabilitasi sekolah secara signifikan dari pemerintah provinsi dan pusat.
Tahun 2025 Sebanyak 5 sekolah menegah atas mendapatkan dana rehabilitasi. Dan pada Tahun 2026 Anggaran melonjak drastis menjadi 17 sekolah dipastikan akan mendapatkan giliran rehabilitasi bangunan dan fasilitas.
“Dengan semangat kerja sama kita, Alhamdulillah, jika pada tahun 2025 lalu ada 5 sekolah yang direhabilitasi, maka di tahun 2026 ini kita berhasil mendapatkan kuota untuk 17 sekolah yang akan direhabilitasi,” ujar M. Daud di hadapan para awak media.
M. Daud juga menyampaikan kegiatan silaturahmi dengan wartawan ini juga arahan dari pimpinan agar berkolaborasi dengan awak media untuk sinergi dalam membangun dan memajukan dunia pendidikan di tempat kerja masing - masing.
Meski mengungkapkan bahwa dirinya akan memasuki masa purnatugas (pensiun) pada tahun 2027 mendatang, M. Daud menegaskan komitmen dalam pengabdiannya untuk memajukan pendidikan. Ia bertekad memanfaatkan sisa waktu jabatannya demi mendongkrak kualitas dan infrastruktur pendidikan di Simeulue.
“Tahun 2027 saya akan memasuki masa pensiun. Namun, semasih ada waktu untuk melaksanakan pengabdian, kita harus tetap bekerja bersama-sama untuk menunjang perubahan yang positif terhadap pendidikan di Kabupaten Simeulue. Harapan kita bersama adalah meninggikan derajat pendidikan di daerah ini,” tegasnya.
Selain jurnalis kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah kepala sekolah, di antaranya Kepala SMA Negeri 1 Teupah Barat , Kepala SMK Negeri 1 Simeulue Timur, Kepala SMK Negeri 1 Simeulue Teupah Tengah .
Apresiasi tinggi datang dari perwakilan jurnalis Simeulue, Asmadi. MS.
Saat berdiri di hadapan Kacapdin dan awak media, Pimpinan Redaksi Media Teras Aceh itu menyebut ini momen bersejarah.
“Ini pertama kali Kacabdin di Simeulue duduk khusus, formal, makan bareng insan pers. Kami apresiasi keterbukaannya. Kami siap bersinergi. Tugas kami bukan cuma mengkritik, tapi juga mengawal dan mendorong pendidikan anak-anak Simeulue maju,” pungkasnya.
Malam itu Cafe Hanaji bukan cuma kafe. Ia jadi “ruang kolaborasi” pertama antara Cabdin dan media. Tali silaturahmi diikat, targetnya satu, sekolah Simeulue lebih baik, anak Simeulue lebih cerdas.
Karena M. Daud percaya kalau guru, media, dan pemerintah satu meja, nggak ada mimpi pendidikan yang terlalu jauh untuk Simeulue. (ta/ad)
Related Articles