BPS Simeulue Canangkan "Desa Cantik", Dorong Data Akurat Sampai ke Dusun

Terkini 25 May 2026 22:48 2 min read 224 views By Admin User

Share berita ini

BPS Simeulue Canangkan "Desa Cantik", Dorong Data Akurat Sampai ke Dusun
SIMEULUE, Teras Aceh.com | Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Simeulue resmi meluncurkan program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik di kantor BPS...

SIMEULUE, Teras Aceh.com | Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Simeulue resmi meluncurkan program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik di kantor BPS setempat, Senin 25/5/2026. 

 

Tiga desa menjadi binaan dan percontohan tahun ini yaitu Desa Sinabang, Linggi, dan Ujung Tinggi. Tujuannya sederhana tapi penting, membuat data desa lebih akurat, mutakhir, dan gampang dipakai untuk merancang pembangunan.

 

“Desa Cantik bukan sekadar papan nama. Di dalamnya ada pendampingan intensif untuk aparatur desa dan kader statistik agar bisa mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan data secara mandiri,” kata Kasubag Umum BPS Simeulue, Aidil Fajri, SST, yang mewakili Kepala BPS pada kegiatan itu.

 

Menurutnya, tanpa data yang kuat, usulan pembangunan sering kehilangan bobot saat naik ke tingkat kabupaten dan provinsi. 

 

“Pembangunan yang tepat sasaran butuh data yang tepat juga,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan pencanangan, BPS juga menggelar Forum Konsultasi Publik tentang Standar Pelayanan dan sosialisasi Desa Cinta Statistik. Perangkat desa dan agen statistik yang hadir langsung praktik mengisi data simulasi.

 

Kepala desa yang ditunjuk sebagai pilot project menyambut baik program ini. Selama ini, kata mereka, desa sering kewalahan saat diminta data karena pencatatan masih manual dan terpisah-pisah.

 

“Dengan Desa Cantik, kami harap setiap usulan pembangunan punya dasar yang jelas. Warga juga bisa tahu kondisi desanya sendiri dari data yang terbuka,” kata salah satu kepala desa.

 

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama tentang standar pelayanan statistik antara BPS Simeulue, Dinas Kominsa, DPMD, Bappeda, ormas, wartawan, Dewan pakar, pemerintah desa, dan agen statistik. Para agen tampak antusias, apalagi mereka yang baru ditunjuk jadi kader statistik desa.

 

BPS Simeulue menargetkan program ini diperluas ke desa-desa lain secara bertahap. Harapannya, satu data desa yang valid bisa jadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah.

 

Kegiatan itu turut dihadiri Kadis Kominsa Simeulue, Sabu nasir, Kepala DPMD, Isal Amri, perwakilan Bappeda, ormas, wartawan, dewan pakar, sejumlah kepala desa, dan agen statistik. (ta/am) 

 

TerasAceh

Recent Articles

Popular Articles